Padang, --- Universitas Perintis Indonesia (Upertis) menggelar wisuda periode ke-6 tahun akademik 2022/2023, Rabu (16/11/23) di Pangeran Beach Hotel, Padang.

Dalam wisuda kali dari Fakultas Farmasi,  lulusan dari Fakultas Ilmu Kesehatan yang tersebar pada program studi (prodi) Sarjana Gizi, Pendidikan Ners Program Profesi, TLM/Analisis Kesehatan Program Diploma  pengambilan sumpah, turut hadir Ketua Asosiasi Apoteker Wilayah Sumbar, dan Pengurus Ikatan Apoteker Indonesia Wilayah Sumbar.

Dalam sambutannya, Rektor Upertis Yendrizal Jafri menyampaikan rasa bangganya kepada para wisudawan/ti atas keberhasilan menyelasaikan rangkaian studi di Upertis. Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh wisudawan/ti agar dapat mengaplikasikan ilmu yang diraih agar berguna bagi nusa dan bangsa, serta bisa membanggakan kedua orangtua.

Ia menambahkan, Upertis berdiri berdasarkan izin Kementerian Surat Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI No.605/M/2020 merupakan penggabungan STIFI Perintis dengan STIKes Perintis Padang, yang diselenggarakan oleh Yayasan Perintis Padang.

Upertis memiliki beberapa fakultas diantaranya Fakultas Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) serta Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEBIS). Yendrizal memaparkan, ada beberapa pencapaian yang telah berhasil diraih Upertis di semester ganjil tahun ajaran 2022-2023.

Ia juga menjelaskan soal Akreditasi, akreditasi perguruan tinggi Upertis terakreditasi “B” dan akreditasi program studi sebanyak 10 program studi terakreditasi B/baik sekali, yaitu program studi Sarjana Farmasi dan Profesi Apoteker di Fakultas Farmasi, Sarjana Keperawatan, Gizi, sarjana terapan TLM dan Profesi Ners, Diploma III TLM, Gizi, Keperawatan dan Bidan di Fakultas Ilmu Kesehatan).

“Prodi terakreditasi Baik, yaitu bisnis digital dan prodi ilmu komunikasi. Penambahan prodi baru sedang berproses adalah konversi D3 kebidanan ke program Pendidikan Profesi Kebidanan, Prodi Diettion-Profesi Gizi, dan Program studi Magister Kesehatan-Farmasi,” jelasnya.

Selanjutnya, Ketua Yayasan Perintis Padang Yohandes dalam sambutannya mengungkapkan Yayasan Perintis Padang berkomitmen untuk selalu melakukan pengembangan dan kemajuan untuk Universitas Perintis Indonesia dalam beberapa hal.

“Dari sisi sumber daya manusia yayasan berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas dosen sesuai dengan kompetensinya sehingga mahasiswa akan mendapatkan manfaat dari kenaikan kompetensi dosen tersebut. Yayasan Perintis selalu memberikan sarana pendukung seperti laboratorium dan alat labor dan kelengkapannya,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengatakan permintaan yayasan kepada rektor untuk membuka program baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kita juga meminta kepada rektor untuk dapat membuka prodi baru, yaitu Prodi Profesi Bidan, Prodi Profesi Gizi dan Prodi S2 Farmasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, saat ini yayasan Perintis sudah melakukan kerja sama dengan Ai Ofesis sebuah lembaga yang diberikan kepercayaan oleh pemerintahan Jerman dan Eropa. (*)

 
Top