Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PJN II Menyulam Asa di Pesisir Selatan: Jalan Dituntaskan, Jembatan Bangkit dari Luka Banjir

 



Sumbar---Di bawah langit pesisir yang kerap berubah antara teduh dan muram, sebuah ikhtiar panjang akhirnya mencapai titik sempurna PJN II melalui PPK 2.4 Gina Lamria Indriati, menuntaskan pekerjaan proyek jalan Kambang–Muko-Muko hingga 100 persen. Jalan itu kini terhampar utuh, menghubungkan langkah-langkah kehidupan yang sempat tersendat oleh waktu dan cuaca.

Pengaspalan ulang dilakukan dengan penuh ketelitian, seolah menyapukan kembali harapan di atas tanah yang selama ini menanggung beban perjalanan. Tak hanya itu, penguatan tebing turut dibangun sebagai benteng sunyi, mengantisipasi ancaman longsor di titik-titik rawan yang selama ini menghantui pengguna jalan. Alam yang keras dijawab dengan perencanaan yang matang dan konstruksi yang berdaya tahan.

Rampungnya proyek ini disambut dengan apresiasi luas dari masyarakat. Bagi mereka, jalan bukan sekadar lintasan kendaraan, melainkan urat nadi ekonomi, jalur pendidikan, serta penghubung rasa aman dalam keseharian. Kini, perjalanan menjadi lebih lancar, waktu tempuh lebih singkat, dan kekhawatiran perlahan memudar.

Sementara itu, di wilayah Duku–Subarang, Solok Dikoto, Kecamatan XI Tarusan, luka lama akibat banjir belum sepenuhnya hilang. Jembatan yang rusak oleh derasnya arus masih menyisakan cerita tentang keterputusan. Namun, harapan kembali menyala.PJN II memastikan bahwa pembangunan jembatan baru akan segera dimulai, sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini bertahan dalam keterbatasan.

Langkah-langkah pembangunan ini menjadi penanda kehadiran negara di tepian negeri. Di antara debu proyek dan suara alat berat, tersimpan niat untuk menjaga keselamatan, memperkuat konektivitas, dan memastikan bahwa bencana tidak lagi memutus masa depan.

Ketika jalan telah rampung dan jembatan bersiap dibangun, masyarakat pesisir Tarusan kembali menatap esok dengan keyakinan: bahwa dari kerja yang tuntas dan perencanaan yang berkelanjutan, kesejahteraan akan menemukan jalannya.( DN-1)