Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fajar Baru Para Penjaga Keadilan: Catatan Pelantikan Advokat IKADIN Sumatera Barat


PADANG – Di bawah langit Ranah Minang yang menyimpan ribuan cerita tentang adat dan kebenaran, sebuah tonggak sejarah baru saja dipancangkan. Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Provinsi Sumatera Barat kembali mengukir jejak melalui prosesi pelantikan dan pengangkatan para pejuang hukum yang baru.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Imral Adenangsih, S.H., M.H., sosok pemimpin yang menakhodai bahtera IKADIN di Sumatera Barat. Dalam suasana yang sarat akan khidmat, beliau berdiri bukan sekadar sebagai saksi, melainkan sebagai penuntun bagi mereka yang baru saja mengikrarkan janji setia kepada keadilan.

Dalam petuahnya yang bergema di ruang pelantikan, Imral Adenangsih mengingatkan bahwa gelar advokat adalah sebuah officium nobile—sebuah kemuliaan yang tak boleh luntur oleh debu kepentingan.

"Menjadi advokat adalah memilih jalan sunyi yang penuh tantangan. Ia bukan sekadar profesi untuk mencari penghidupan, melainkan panggilan jiwa untuk menjadi perisai bagi mereka yang terzalimi dan menjadi suara bagi mereka yang tak terdengar," ungkap Imral dengan nada yang dalam dan berwibawa.

Beliau menekankan bahwa kecerdasan hukum hanyalah satu sayap; sementara integritas adalah sayap lainnya yang memungkinkan seorang advokat terbang tinggi menjaga martabat profesi. Di tangan para advokat muda inilah, harapan masyarakat Sumatera Barat akan tegaknya hukum yang berkeadilan kini diletakkan.

Pelantikan ini menjadi sebuah awal perjalanan panjang. Di sela-sela jabat tangan dan ucapan selamat, tersirat doa agar para pengacara yang baru dilantik ini senantiasa tegak layaknya pohon di tengah badai—tetap kokoh membela kebenaran meski bumi diguncang ketidakpastian.


.