Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pemprov Sumbar Hadir, Menguatkan Asa di Tengah Derita Banjir Maninjau

 



AGAM--Di bawah langit kelabu yang masih menyisakan jejak hujan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hadir membawa harapan bagi masyarakat yang terdampak banjir di kawasan Maninjau, Kabupaten Agam. Kehadiran pemerintah menjadi penegas bahwa warga tidak pernah sendiri menghadapi musibah ini.

Gubernur Sumatera Barat, didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Armizoprades, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir. Kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kepedulian dan tanggung jawab negara dalam memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Langkah kaki rombongan menyusuri pemukiman yang terendam, menyapa warga dengan empati, mendengar keluh kesah, dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Armizoprades menyampaikan bahwa pemerintah provinsi bergerak cepat berkoordinasi lintas sektor untuk menangani dampak banjir, baik dari sisi infrastruktur, akses jalan, hingga pemulihan fasilitas umum.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Pemprov Sumbar juga mendirikan dapur umum yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak dan para relawan. Dari dapur inilah, makanan hangat disiapkan setiap hari—bukan hanya untuk mengenyangkan perut, tetapi juga menguatkan hati di tengah cobaan.

“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Dalam musibah ini, kita bergandengan tangan, saling menguatkan,” ujar Armizoprades di sela-sela peninjauan.

Musibah banjir di Maninjau menjadi pengingat bahwa alam tak selalu ramah, namun kebersamaan dan kepedulian mampu menjadi penopang harapan. Pemprov Sumbar berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga masa pemulihan tuntas, memastikan bahwa dari genangan duka, akan tumbuh kembali semangat untuk bangkit.( DN)