BPJN Sumbar Pacu Perawatan Jembatan: Teknologi Asphaltic Plug Jadi Andalan, Infrastruktur Makin Andal
SUMATERA BARAT – Upaya menjaga ketahanan dan keandalan infrastruktur jalan nasional terus digenjot. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Satker PJN Wilayah II kini mempercepat program preservasi jembatan di sejumlah titik strategis. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memastikan kenyamanan, keamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Memasuki April 2026, sedikitnya empat jembatan utama menjadi fokus penanganan, yakni Jembatan Overpass Duku, Jembatan Laras B, Jembatan Batang Lembang, dan Jembatan Tanjung Sabar. Keempat titik ini memiliki peran vital dalam mendukung arus transportasi di Sumatera Barat.
Salah satu inovasi yang diterapkan terlihat pada Jembatan Overpass Duku, di mana tim teknis mengaplikasikan teknologi sambungan ekspansi (expansion joint) tipe asphaltic plug. Teknologi ini berfungsi mengakomodasi pergerakan struktur jembatan akibat perubahan suhu dan beban kendaraan yang dinamis. Material asphaltic plug dipilih karena keunggulannya yang fleksibel sekaligus kedap air, sehingga mampu mencegah masuknya air yang dapat memicu korosi dan kerusakan struktur.
Tak hanya meningkatkan ketahanan, teknologi ini juga memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan. Permukaan sambungan yang halus mampu mengurangi getaran dan kebisingan saat kendaraan melintas, menjadikan perjalanan lebih aman dan nyaman.
Di sisi lain, BPJN Sumbar juga melakukan perawatan rutin berupa pembersihan dan pengecatan ulang railing di Jembatan Laras B, Batang Lembang, dan Tanjung Sabar. Langkah ini bukan sekadar memperindah tampilan, melainkan bagian penting dari perlindungan struktur baja terhadap korosi akibat cuaca ekstrem dan proses oksidasi.
Dengan railing yang terawat, fungsi keselamatan bagi pengguna jalan, termasuk pejalan kaki, tetap terjaga sesuai standar kelayakan.
Adapun lokasi pekerjaan tersebar di jalur-jalur strategis, di antaranya lintas Solok–Lubuk Selasih pada Jembatan Batang Lembang (KM 57+860), jalur Bypass Padang di Jembatan Laras B (KM 13+600), serta kawasan perkotaan Padang pada Jembatan Tanjung Sabar (KM 4+890).
Melalui perpaduan teknologi modern dan pemeliharaan berkala yang konsisten, BPJN Sumatera Barat terus memastikan bahwa jembatan-jembatan nasional tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga mampu memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat. Upaya ini menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah di Ranah Minang.(DN-1)
