FGD KJI Sumbar Bahas Inflasi 2026, Jufri Nur Raih Penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Petani Sawit
PADANG – Upaya mencari solusi konkret dalam mengatasi inflasi di Sumatera Barat menjadi fokus utama dalam Focus Group Discussion (FGD) dan Dialog Interaktif yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sumatera Barat, Kamis (9/7/2026), di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat.
Mengusung tema "Mengatasi Inflasi Tahun 2026 di Sumatera Barat", kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur pemerintah, pelaku usaha, akademisi, organisasi profesi, serta insan pers untuk merumuskan langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Selain menjadi wadah bertukar gagasan, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki dedikasi besar bagi pembangunan daerah. Salah satu penerima penghargaan adalah Ketua APKASINDO Sumatera Barat, Jufri Nur SE, MM, yang akrab disapa Bang Feri.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata Bang Feri dalam memperjuangkan kepentingan petani kelapa sawit di Sumatera Barat. Sosok yang berasal dari Kabupaten Agam itu dinilai konsisten mengawal peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga memperjuangkan berbagai kebijakan yang berpihak kepada petani sawit.
Di bawah kepemimpinannya, APKASINDO Sumbar terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Berbagai program pendampingan, edukasi, dan pemberdayaan petani telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPW KJI Sumatera Barat menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh-tokoh yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
"Bang Feri merupakan salah satu tokoh yang konsisten memperjuangkan nasib petani sawit. Perannya sangat besar dalam mendorong kemajuan sektor perkebunan kelapa sawit yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat Sumatera Barat," ujarnya.
Bang Feri mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berjuang bersama para petani dalam meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat sektor perkebunan sawit yang berdaya saing.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada DPW Kolaborasi Jurnalis Indonesia Sumatera Barat atas penghargaan ini. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh petani sawit yang selama ini terus berjuang membangun sektor perkebunan di Sumatera Barat," ungkapnya.
FGD dan Dialog Interaktif ini diharapkan mampu melahirkan berbagai rekomendasi strategis dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dan media sebagai mitra pembangunan. Di sisi lain, penghargaan kepada tokoh-tokoh inspiratif menjadi bukti bahwa dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat akan selalu mendapat apresiasi sebagai bagian dari semangat membangun Sumatera Barat yang lebih maju dan sejahtera.
