Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ratusan Pemburu Padati Buru Alek PORBBI di Lagan Mudik Punggasan, Upaya Dongkrak Hasil Tani



PESISIR SELATAN — Ratusan pemburu babi dari berbagai daerah memeriahkan tradisi "Buru Alek" yang digelar oleh Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBBI) Nagari Lagan Mudik Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (19/7/2026) pagi.

​Kegiatan yang menjadi magnet bagi para pecinta olahraga buru ini tidak hanya diikuti oleh pemburu lokal dari Provinsi Sumatera Barat, melainkan juga diramaikan oleh peserta dari luar provinsi.


Rute Menantang Jalur Perbukitan


​Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. Ratusan ekor anjing pemburu dilepaskan mulai dari area pinggir sawah warga hingga memasuki kawasan perbukitan yang cukup menantang.

​Adapun rute perburuan kali ini melintasi kawasan Kampung Lagan Gadang Mudik hingga Kampung Lagan Kecil Mudik. Secara spesifik, para pemburu memacu anjing mereka menyisir jalur:

​Bukit Gadang

​Lereng Bukit

​Bukit Sarai

​Bukit Sikai

​Kawasan Perbukitan Lagan sekitarnya


Sinergi Antar-Nagari dan Peningkatan Hasil Tani


​Wali Nagari Lagan Mudik Punggasan, Imel, S.Pt., menyatakan bahwa acara ini bukan sekadar menyalurkan hobi, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap para petani setempat.


​"Kegiatan Buru Alek ini merupakan upaya bersama untuk membantu membasmi hama babi hutan yang kerap merusak lahan pertanian. Dengan berkurangnya hama, kita berharap hasil tani masyarakat Lagan dapat meningkat secara signifikan," ujar Imel.

​Ia melanjutkan bahwa kesuksesan acara ini tidak terlepas dari tingginya rasa kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen masyarakat serta dukungan dari nagari-nagari tetangga.


​Kolaborasi dan sinergi yang kuat terlihat jelas dengan hadirnya para pimpinan daerah setempat, di antaranya:

​Wali Nagari Lagan Hilir Punggasan

​Wali Nagari Padang XI Punggasan

​Wali Nagari Punggasan

​Wali Nagari Punggasan Timur


​Kerja sama lintas nagari ini dibingkai dalam semangat persatuan demi mewujudkan kegiatan sosial masyarakat yang berdampak positif. Selain menjadi ajang pemberantasan hama tanaman, agenda rutin ini juga sukses menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antar-sesama pemburu dan warga di Kabupaten Pesisir Selatan.