Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ustaz Ammar di Masjid Al Hakim Padang: Beriman Jangan Setengah-Setengah, Ibadah Jangan Sekadar Mengejar Dunia


PADANG – Jemaah yang memadati Masjid Al Hakim Padang mendapat siraman rohani yang penuh makna dari Ustaz Ammar. Dalam tausiahnya, ia mengingatkan umat Islam agar menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan tidak menjadikan urusan dunia sebagai tujuan utama dalam beribadah kepada Allah SWT.

Menurut Ustaz Ammar, salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah ketika seseorang beribadah hanya karena mengharapkan keuntungan duniawi. Padahal, hakikat ibadah adalah bentuk penghambaan dan ketaatan kepada Allah SWT.

"Jangan beriman setengah-setengah. Jangan sampai kita melaksanakan Shalat Duha hanya karena berharap dagangan menjadi laris. Ketika dagangan tidak laris, kita kemudian kecewa, bahkan mulai meninggalkan ibadah. Begitu juga Shalat Tahajud, jangan hanya dilakukan karena ingin naik pangkat atau memperoleh jabatan," ujar Ustaz Ammar di hadapan jemaah.

Ia menegaskan bahwa seorang mukmin harus beribadah dengan niat yang tulus semata-mata mengharap ridha Allah SWT. Urusan rezeki, jabatan, maupun berbagai kenikmatan dunia merupakan hak prerogatif Allah yang akan diberikan kepada siapa saja sesuai dengan hikmah dan kehendak-Nya.

Menurutnya, keikhlasan merupakan kunci diterimanya setiap amal ibadah. Ketika seseorang beribadah dengan hati yang ikhlas, ia akan tetap istiqamah meskipun doa atau harapan duniawinya belum terwujud.

"Jadikan ibadah sebagai kebutuhan, bukan sekadar alat untuk mengejar kepentingan dunia. Jika kita sungguh-sungguh beriman dan beribadah karena Allah, maka apa pun ketetapan-Nya akan kita terima dengan lapang dada," pesannya.

Tausiah tersebut mendapat perhatian serius dari para jemaah yang hadir. Banyak di antara mereka mengaku memperoleh pelajaran berharga tentang pentingnya meluruskan niat dalam setiap amal ibadah serta memperkuat keimanan agar tidak mudah goyah oleh urusan dunia.

Melalui ceramahnya, Ustaz Ammar mengajak seluruh umat Islam untuk terus memperbaiki kualitas iman, memperbanyak amal saleh, dan menjadikan setiap ibadah sebagai bentuk pengabdian yang tulus kepada Allah SWT, bukan semata-mata demi meraih keuntungan duniawi.