Creative Kids Festival 2026 di Mahaka Square, Dr. Rosita Medina: Karakter Anak Berawal dari Keluarga
JAKARTA — Suasana ceria anak-anak memenuhi Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (29/8/2026). Di tengah riuh kreativitas dan ekspresi anak-anak dalam Creative Kids Festival 2026, hadir sosok yang membawa pesan penting tentang masa depan generasi bangsa, Ketua Bundo Kanduang Minang DKI Jakarta, Dr. Rosita Medina, M.M.
Doktor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tersebut tampil sebagai pemateri edukasi dalam festival yang digelar PKBM Windsor berkolaborasi dengan Mahaka Square. Kehadirannya bukan sekadar memberikan materi, tetapi juga mengajak orang tua dan pendidik melihat kembali satu hal mendasar: karakter dan masa depan anak pertama kali dibentuk dari lingkungan terdekat, yakni keluarga.
Di hadapan anak-anak dan para orang tua, Dr. Rosita mengupas berbagai hal terkait tumbuh kembang anak, pengembangan kreativitas, pembentukan karakter, hingga pentingnya menciptakan lingkungan yang positif bagi proses tumbuh dan belajar anak.
Menurutnya, anak bukanlah sekadar penerus keluarga, tetapi merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa. Karena itu, setiap potensi yang dimiliki anak harus mendapatkan ruang untuk tumbuh.
“Anak-anak adalah investasi masa depan bangsa. Kreativitas tidak tumbuh dengan sendirinya, ia perlu dirangsang, difasilitasi, dan didukung oleh keluarga, pendidik, serta lingkungan yang positif. Festival seperti ini adalah ruang belajar yang menyenangkan dan inspiratif,” ujar Dr. Rosita.
Ia menekankan, keluarga memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun karakter anak. Sikap orang tua, pola komunikasi, perhatian, hingga suasana di rumah menjadi bagian dari proses pendidikan yang berlangsung setiap hari.
Bagi Dr. Rosita, pendidikan karakter tidak cukup hanya mengandalkan ruang kelas. Anak membutuhkan keteladanan, pendampingan, serta lingkungan yang membuat mereka merasa aman untuk berekspresi dan berkembang.
Karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi antara keluarga, satuan pendidikan, komunitas, dunia usaha, serta tokoh masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang ramah dan berpihak kepada anak.
“Anak membutuhkan ruang untuk mencoba, bertanya, berkreasi dan bahkan melakukan kesalahan. Dari sanalah mereka belajar menjadi pribadi yang percaya diri dan bertanggung jawab,” katanya.
Creative Kids Festival 2026 sendiri dirancang tidak hanya sebagai panggung perlombaan dan unjuk bakat. Festival tersebut juga menjadi ruang edukasi yang mempertemukan anak, orang tua, pendidik dan komunitas dalam suasana yang menyenangkan.
Beragam kegiatan seperti workshop kreativitas, talkshow parenting, serta penampilan bakat anak menjadi bagian dari rangkaian acara. Anak-anak diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus belajar berinteraksi dan membangun rasa percaya diri.
Kehadiran Dr. Rosita Medina juga memiliki makna tersendiri. Selain dikenal sebagai akademisi dan pemerhati pendidikan anak, ia merupakan Ketua Bundo Kanduang Minang DKI Jakarta. Peran tersebut membuatnya turut membawa semangat ninik mamak dan bundo kanduang di perantauan untuk ikut menjaga nilai-nilai pendidikan dan karakter generasi muda.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk terus diwariskan kepada generasi penerus Minangkabau sekaligus generasi Indonesia secara luas, terutama di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
Melalui festival ini, pesan yang ingin dibangun pun menjadi semakin jelas: membesarkan anak bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga tentang memberi teladan, membuka ruang kreativitas, dan menanamkan karakter sejak dini.
Dari keluarga, karakter itu tumbuh. Dari lingkungan yang baik, potensi itu berkembang. Dan dari kolaborasi bersama, anak-anak Indonesia diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kreatif, percaya diri, berkarakter kuat, serta mampu mengembangkan potensi terbaik yang mereka miliki.
