Police Goes To Campus, Ditlantas Polda Sumbar Tanamkan Kesadaran Hukum kepada 3.000 Mahasiswa Baru UNP
PADANG – Memasuki gerbang kehidupan kampus bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter sebagai warga negara yang taat hukum. Semangat itulah yang diusung Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melalui program Police Goes To Campus yang digelar di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (6/8/2026).
Sebanyak 3.000 mahasiswa baru mengikuti kegiatan edukatif tersebut dengan antusias. Sejak pagi, auditorium dipenuhi semangat generasi muda yang mendapat bekal penting mengenai keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari pembentukan karakter di lingkungan perguruan tinggi.
Program ini menjadi langkah preventif Ditlantas Polda Sumbar dalam menanamkan budaya disiplin, kesadaran hukum, dan tanggung jawab sosial kepada mahasiswa sejak awal memasuki dunia kampus.
Penyuluhan dipimpin langsung oleh Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sumbar, Kompol Rosita Imelda Ifadi, S.H., M.H., bersama personel Subdit Kamsel. Melalui penyampaian yang komunikatif dan interaktif, mahasiswa diajak memahami pentingnya mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) sebagai budaya hidup sehari-hari.
Tidak hanya membahas aturan berkendara, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai faktor-faktor utama penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia produktif.
Dalam sesi materi, Kanit 3 Subdit Kamsel AKP Undra Putra, S.H., M.H. menegaskan bahwa setiap pengendara wajib memenuhi persyaratan administrasi serta memiliki kemampuan berkendara yang memadai sebelum mengoperasikan kendaraan bermotor.
Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), larangan menggunakan telepon genggam saat mengemudi, bahaya balap liar, hingga penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang mengganggu ketertiban masyarakat.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki peran besar dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
"Melalui kegiatan Police Goes To Campus ini, kami ingin menanamkan kesadaran hukum dan etika berlalu lintas kepada para mahasiswa baru sejak awal memasuki lingkungan kampus. Harapannya, mereka tidak hanya tertib untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta mendukung terwujudnya Kamseltibcarlantas di Sumatera Barat," ujarnya.
Menurutnya, membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya melalui penindakan hukum. Pendekatan edukatif dinilai lebih efektif dalam membentuk kesadaran yang tumbuh dari pemahaman akan risiko dan konsekuensi setiap pelanggaran.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menilai sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan merupakan strategi penting dalam menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi kelompok usia muda.
"Edukasi preventif seperti ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan mahasiswa. Kami berharap kerja sama antara Ditlantas Polda Sumbar dan Universitas Negeri Padang terus berlanjut sehingga mampu melahirkan generasi yang sadar hukum, disiplin, dan menjadi teladan keselamatan di jalan raya," tegasnya.
Program Police Goes To Campus menjadi salah satu inovasi Ditlantas Polda Sumbar dalam memperluas edukasi keselamatan ke lingkungan akademik. Melalui dialog yang terbuka dan pendekatan yang humanis, mahasiswa diajak memahami bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dengan melibatkan sekitar 3.000 mahasiswa baru UNP, Ditlantas Polda Sumbar berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, disiplin, dan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas. Investasi karakter ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menekan angka kecelakaan serta mewujudkan budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Sumatera Barat.
