Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUP Dr. M. Djamil Perkuat Program Adaptasi Dokter Spesialis
PADANG — Di balik denyut pelayanan kesehatan yang tak pernah mengenal kata berhenti, RSUP Dr. M. Djamil Padang terus meneguhkan langkah sebagai rumah sakit pendidikan yang tidak hanya mengobati, tetapi juga menumbuhkan dan memperkuat kompetensi insan kesehatan.
Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui Penyambutan dan Serah Terima Peserta Adaptan Periode September 2026 Program Studi Dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang berlangsung di Ruang Rapat Direksi Gedung Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil Padang, Kamis (10/9/2026).
Pada periode ini, RSUP Dr. M. Djamil menerima dr. Rendy, dokter spesialis lulusan De Los Santos Medical Center, Filipina, tahun 2026. Ia akan mengikuti program penyesuaian kompetensi atau adaptasi selama satu tahun, terhitung mulai 14 September 2026 hingga 13 September 2027.
Program tersebut bukan sekadar proses administratif, melainkan menjadi ruang pembelajaran untuk menyelaraskan kompetensi dokter lulusan luar negeri dengan sistem, tata kelola, standar pelayanan, serta budaya keselamatan pasien yang diterapkan di Indonesia.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menyambut hangat kehadiran peserta adaptan tersebut.
Menurut Dovy, kehadiran dokter spesialis lulusan luar negeri merupakan bagian dari langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia kesehatan sekaligus menghadirkan lingkungan pendidikan medis yang berkualitas.
> “Kami menyambut hangat kehadiran dr. Rendy. Selama proses adaptasi, kami berharap seluruh pembelajaran di RSUP Dr. M. Djamil dapat menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan yang berorientasi penuh pada keselamatan pasien,” ungkap Dovy.
Sebagai rumah sakit pendidikan utama, RSUP Dr. M. Djamil tidak berhenti pada fungsi pelayanan medis. Rumah sakit rujukan tersebut juga terus membangun ekosistem pendidikan dan pembelajaran yang mampu menjawab perkembangan ilmu kedokteran serta kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui program yang diampu Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan, peserta adaptan akan diarahkan untuk memahami sekaligus menyesuaikan diri dengan berbagai standar dan tata kelola yang berlaku di lingkungan rumah sakit.
Dovy berharap proses tersebut dapat berjalan dengan baik, sehingga peserta tidak hanya mampu meningkatkan kompetensi profesional, tetapi juga dapat membangun komunikasi dan kolaborasi yang kuat dengan seluruh civitas hospitalia.
> “Kami berharap peserta adaptan dapat segera menyesuaikan diri dengan tata kelola serta standar pelayanan yang berlaku, sekaligus membangun kolaborasi yang solid bersama seluruh civitas hospitalia,” tambahnya.
Bagi RSUP Dr. M. Djamil, setiap proses pendidikan dan pengembangan kompetensi pada akhirnya bermuara pada satu tujuan utama: menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Keberlanjutan program adaptasi dokter spesialis ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar rumah sakit dalam membangun sumber daya manusia kesehatan yang unggul dan berdaya saing.
Dari ruang-ruang pembelajaran dan pelayanan di RSUP Dr. M. Djamil, diharapkan lahir tenaga medis yang tidak hanya memiliki kecakapan klinis, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme, kolaborasi, etika, dan keselamatan pasien sebagai fondasi utama pengabdian.
Dengan semangat tersebut, RSUP Dr. M. Djamil Padang terus menatap masa depan, memperkuat ekosistem pendidikan kesehatan, sekaligus memastikan mutu pelayanan medis senantiasa tumbuh seiring perkembangan zaman.
