Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pelantikan HKTI Sumbar: Satukan Langkah, Perkuat Organisasi, Majukan Pertanian


PADANG — Semangat membangun pertanian dan memperkuat organisasi menggema dalam pelantikan kepengurusan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)  19SeSumatera Barat. Momentum tersebut berlangsung penuh khidmat, diawali dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Sumatera Barat yang diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat.

Suasana kemudian semakin syahdu ketika rangkaian acara dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an. Bacaan yang merdu membuat suasana pelantikan sejenak hening, menciptakan nuansa religius sebelum memasuki agenda utama pelantikan.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, Rico Andrian Putra, yang menyampaikan berbagai hal terkait pelaksanaan kegiatan pelantikan serta kesiapan jajaran kepengurusan HKTI SeSumatera Barat.

Selanjutnya, Wakil Ketua Umum HKTI, Dr. Sonny Soerojo Junior, menyampaikan sambutan sekaligus memberikan gambaran secara gamblang mengenai peran dan arah organisasi HKTI di tengah perkembangan zaman.

Menurut Sonny, HKTI tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan organisasi secara konvensional. Di era digital seperti saat ini, setiap kepengurusan HKTI di daerah harus mampu membangun komunikasi publik melalui berbagai platform media sosial.

Ia mendorong HKTI Sumatera Barat hingga tingkat kabupaten dan kota memiliki kanal informasi resmi, mulai dari Facebook, Instagram, YouTube, TikTok hingga berbagai platform media sosial lainnya.

"HKTI di daerah harus punya Facebook, Instagram, YouTube, TikTok dan media sosial lainnya. Ini penting agar setiap kegiatan dan informasi organisasi dapat diketahui oleh seluruh anggota," tegasnya.

Sonny menilai, keberadaan media sosial bukan sekadar sarana untuk mempublikasikan kegiatan. Lebih dari itu, media digital harus menjadi jembatan komunikasi antara pengurus, anggota dan masyarakat.

Informasi mengenai aktivitas organisasi, program kerja, perkembangan sektor pertanian hingga berbagai kabar dari anggota dapat disampaikan secara cepat dan berkesinambungan.

"Kita ingin ada kabar harian, kabar mingguan, kabar bulanan bahkan kabar tahunan. Semua harus terdokumentasi dan bisa diakses anggota. Dengan begitu, anggota HKTI mendapatkan informasi yang update," jelasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan HKTI 19 kabupaten dan kota Sumatera Barat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Organisasi petani tidak boleh tertinggal dalam menyampaikan informasi dan membangun komunikasi publik.

Rangkaian acara kemudian memasuki agenda inti, yakni pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan HKTI  Kabupaten dan kota SeSumatera Barat beserta jajaran pengurus kabupaten/kota.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Harian HKTI, Prof. Dr. Ir. Andi Muhammad Syakir, yang secara resmi mengukuhkan kepengurusan HKTI Sumatera Barat sekaligus kepengurusan HKTI di 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Momentum pengukuhan tersebut menjadi tanda dimulainya babak baru perjalanan HKTI di Ranah Minang. Bukan hanya sebagai seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi juga sebagai titik awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah.

Dalam arahannya, Prof. Dr. Ir. Andi Muhammad Syakir memberikan motivasi kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

Ia menekankan pentingnya kekompakan, komunikasi dan kerja nyata dalam menjalankan roda organisasi. Pengurus HKTI diharapkan tidak berhenti pada struktur kepengurusan semata, tetapi mampu hadir memberikan manfaat bagi petani dan kemajuan sektor pertanian.

Pelantikan yang berlangsung dengan semangat dan khidmat itu pun menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh jajaran HKTI Sumatera Barat.

Dari 19 kabupaten/kota, seluruh pengurus diharapkan mampu bergerak bersama, membangun komunikasi yang kuat, memanfaatkan teknologi digital, serta menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kepentingan petani.

Dengan semangat tersebut, HKTI Sumatera Barat diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang aktif dalam struktur, tetapi juga hadir sebagai rumah besar petani yang mampu menjawab tantangan zaman dan mengawal masa depan pertanian Sumatera Barat.