Pembangunan Jalan Paket 22 Pemko Padang Bergulir, Ihsanul Riski: Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas
PADANG — Denyut pembangunan infrastruktur di Kota Padang terus bergerak. Di tengah geliat aktivitas masyarakat dan lalu lintas kendaraan, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperkuat konektivitas jalan melalui pelaksanaan Pembangunan Jalan Paket 22.
Hal itu terlihat dari papan informasi proyek yang terpasang di lokasi pekerjaan. Proyek tersebut bersumber dari APBD Kota Padang, dengan nilai kontrak mencapai sekitar Rp7 miliar dan waktu pelaksanaan selama 135 hari kalender. Kontrak pekerjaan tercatat bernomor 025/Kont-PJ/APBD/DPUPR/2026, tertanggal 10 Agustus 2026.
Di balik pekerjaan tersebut, perhatian juga tertuju pada jajaran Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Padang yang terus mengawal pembangunan infrastruktur jalan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kabid Bina Marga PUPR Kota Padang, Ihsanul Riski, menjadi salah satu sosok yang memiliki peran penting dalam mendorong pelaksanaan pembangunan jalan di Kota Padang. Pengawasan dan koordinasi menjadi bagian penting agar pembangunan tidak sekadar mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga menghadirkan kualitas infrastruktur yang mampu menunjang mobilitas warga.
Bagi masyarakat, jalan bukan sekadar hamparan aspal. Ia merupakan urat nadi yang menghubungkan rumah dengan tempat kerja, sekolah dengan keluarga, serta pusat-pusat ekonomi dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Karena itu, pembangunan dan peningkatan kualitas jalan mendapat sambutan positif dari pengguna jalan.
Salah seorang pengguna jalan, Firna, mengaku mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR terhadap pembangunan infrastruktur jalan.
"Kami tentu mengapresiasi pembangunan seperti ini. Jalan yang baik membuat perjalanan lebih nyaman, aman, dan membantu aktivitas masyarakat. Semoga pekerjaannya berjalan lancar dan hasilnya benar-benar berkualitas serta bisa bertahan lama," ujar Firna.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang langsung bersentuhan dengan masyarakat akan sangat terasa manfaatnya. Terlebih bagi warga yang setiap hari menggunakan ruas jalan untuk bekerja, berdagang maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Sementara itu, keberadaan papan informasi proyek di lokasi juga menjadi bagian penting dari keterbukaan informasi publik. Masyarakat dapat mengetahui bahwa pembangunan tersebut merupakan program Pemerintah Kota Padang yang dibiayai melalui APBD.
Dengan pelaksanaan Pembangunan Jalan Paket 22, harapan masyarakat sederhana namun mendasar: jalan semakin nyaman dilalui, mobilitas semakin lancar, dan geliat ekonomi warga ikut tumbuh.
Di bawah koordinasi Bidang Bina Marga PUPR Kota Padang, Ihsanul Riski bersama jajaran diharapkan mampu memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, sehingga anggaran pembangunan benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk infrastruktur yang berkualitas.
Sebab, pembangunan jalan pada akhirnya bukan hanya tentang aspal dan konstruksi. Ia adalah tentang membuka jalan bagi aktivitas, menghubungkan harapan, dan menghadirkan wajah Kota Padang yang semakin nyaman bagi warganya.
