Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PPK 2.2 Dhani Asri Kawal Penanganan Longsoran Ruas Kiliranjao–Batas Dharmasraya


DHARMASRAYA — Upaya menjaga keandalan jalan nasional terus dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat. Melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Dhani Asri ST, penanganan longsoran di ruas Kiliranjao–Batas Kabupaten Dharmasraya terus dikerjakan untuk memastikan jalur transportasi masyarakat tetap aman dan nyaman dilalui.

Penanganan longsoran tersebut menjadi bagian dari komitmen BPJN Sumatera Barat dalam mempertahankan kondisi dan fungsi jalan nasional, terutama pada titik yang mengalami gangguan akibat kondisi lereng dan pergerakan tanah.

Di bawah pengawalan PPK 2.2 Dhani Asri, pekerjaan di lokasi longsoran dilakukan dengan sejumlah metode teknis. Di antaranya pekerjaan bored pile, pasangan batu, serta pembangunan U-Ditch sebagai bagian dari upaya memperkuat area terdampak sekaligus meningkatkan sistem drainase di sekitar lokasi pekerjaan.

Langkah tersebut tidak semata-mata memperbaiki bagian jalan yang terdampak, tetapi juga menjadi upaya preventif agar kondisi longsoran tidak berkembang dan mengganggu keselamatan maupun kelancaran arus lalu lintas.

 Bersama jajaran pelaksana di lapangan terus memastikan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan teknis. Penguatan struktur pada area longsoran dan penataan sistem drainase menjadi bagian penting untuk menjaga stabilitas badan jalan.

“Penanganan ini merupakan bagian dari upaya menjaga jalan nasional agar tetap aman, nyaman dan dapat memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan melalui informasi BPJN Sumatera Barat.

Ruas Kiliranjao–Batas Kabupaten Dharmasraya sendiri memiliki peran penting sebagai salah satu jalur penghubung lintas Sumatera Karena itu, keberadaan jalan yang mantap menjadi kebutuhan utama bagi mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas perekonomian.

Melalui pekerjaan yang dikawal PPK 2.2 Dhani Asri tersebut, BPJN Sumatera Barat menunjukkan bahwa penanganan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada perbaikan kerusakan, tetapi juga pada upaya menjaga keselamatan pengguna jalan dan keberlanjutan fungsi jalan nasional.

Di sisi lain, pengguna jalan yang melintasi lokasi pekerjaan diimbau meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Dengan penanganan yang dilakukan secara terukur, ruas Kiliranjao–Batas Dharmasraya diharapkan kembali memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan yang optimal bagi setiap pengguna jalan.