Gina Lamria Indriati: Kepedulian Lingkungan Jadi Kunci Mengantisipasi Longsor Susulan
PESISIR SELATAN — Ancaman longsor susulan masih membayangi kawasan perbukitan di sepanjang ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi, Kabupaten Pesisir Selatan. Terlebih, intensitas curah hujan yang masih berpotensi tinggi membuat kawasan tersebut membutuhkan perhatian dan kewaspadaan ekstra.
Di tengah kondisi alam yang belum sepenuhnya bersahabat, jajaran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus memperkuat kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi bencana susulan.
Langkah pemantauan kondisi lapangan, kesiapan personel, hingga dukungan alat berat menjadi bagian penting dalam memastikan material longsor dapat segera ditangani apabila kembali terjadi gangguan pada badan jalan.
Bagi PPK 2.4 BPJN Sumbar, menjaga jalan nasional bukan semata-mata tentang mempertahankan kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat yang setiap hari menggantungkan aktivitas dan perjalanan pada jalur penghubung antardaerah tersebut.
Gina Ajak Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan
Di balik upaya penanganan teknis, PPK 2.4 BPJN Sumbar di bawah koordinasi Gina Lamria Indriati juga mengajak masyarakat, khususnya pemilik lahan di sepanjang kawasan perbukitan ruas Tapan–Batas Jambi, untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Pemanfaatan lahan perbukitan, termasuk untuk kawasan perkebunan, hendaknya dilakukan dengan memperhatikan kondisi geografis, tingkat kemiringan lereng, sistem drainase, serta kemampuan tanah dalam menyerap dan menahan air.
Sebab, perubahan tata guna lahan yang tidak memperhitungkan karakteristik alam berpotensi meningkatkan kerawanan pergerakan tanah, terutama ketika hujan deras mengguyur kawasan dengan kondisi lereng yang cukup curam.
Kesadaran menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Langkah sederhana dalam menjaga tata air dan kestabilan lahan dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko bencana yang lebih besar.
Di tengah ancaman cuaca ekstrem, kewaspadaan bersama dan mitigasi sejak dini menjadi kunci penting untuk melindungi keselamatan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan infrastruktur publik.
Menjaga Jalan, Melindungi Keselamatan Masyarakat
Komitmen Gina Lamria Indriati bersama jajaran PPK 2.4 dan BPJN Sumatera Barat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga konektivitas jalan nasional, khususnya pada ruas Tapan–Batas Jambi yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Setiap langkah penanganan, mulai dari pemantauan titik rawan, pembersihan material longsor hingga kesiapan alat berat, merupakan wujud tanggung jawab dalam memastikan akses transportasi masyarakat tetap terjaga.
Sebab, jalan nasional bukan sekadar bentangan aspal yang menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya. Di sepanjang jalur itu, terdapat denyut kehidupan masyarakat, aktivitas ekonomi, distribusi kebutuhan pokok, serta harapan agar perjalanan tetap aman dan lancar.
Dengan sinergi antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, risiko bencana diharapkan dapat diminimalkan. Keselamatan pengguna jalan dan terjaganya konektivitas antardaerah pun tetap menjadi prioritas utama.
