Dalam Harmoni Silaturahmi, Halal Bihalal Solok Saiyo Sakato Menjadi Simfoni Kebersamaan Ranah Minang”
PADANG – Dalam balutan kehangatan silaturahmi dan nuansa religius yang khidmat, keluarga besar Solok Saiyo Sakato menggelar acara halal bihalal yang sarat makna. Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan, melainkan perayaan kebersamaan yang merajut kembali tali persaudaraan dalam bingkai adat dan syarak yang saling menguatkan.
Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema lembut, menenangkan jiwa setiap hadirin. Suasana kemudian diperkaya dengan penampilan Tari Pasambahan, simbol penghormatan khas Minangkabau yang menyiratkan keagungan budaya serta kearifan lokal.
Ketua panitia, Rezkia Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa kebersamaan ini adalah wujud nyata kekuatan persatuan masyarakat Solok di perantauan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Solok Saiyo Sakato, Nurfirman wansyah, yang juga dikenal sebagai anggota DPRD Sumbar dan tokoh masyarakat. Dengan penuh kebanggaan, beliau mengapresiasi antusiasme luar biasa dari warga yang hadir, tidak hanya dari Kabupaten Solok, tetapi juga dari Kota Solok dan Solok Selatan. Kehadiran lintas wilayah ini menjadi bukti kuatnya ikatan emosional yang tak lekang oleh jarak.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, turut memberikan sambutan hangat. Ia mengungkapkan rasa hormat dan apresiasi terhadap kekompakan masyarakat Solok Saiyo Sakato yang mampu menjaga tradisi sekaligus mempererat ukhuwah di tengah kehidupan modern.
Sementara itu, sambutan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Syefdinon selaku Kepala Dinas Kelautan Sumbar, menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah. Ia juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang penuh nilai spiritual dan sosial ini.
Sebagai penutup, tausiah yang disampaikan oleh Ustad Ristawardi Datuak Marajo menjadi oase penyejuk hati. Dengan tutur kata yang lembut dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjaga silaturahmi, memperkuat iman, dan menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Doa yang dipanjatkan pun menutup acara dengan suasana haru dan penuh keberkahan.
Halal bihalal ini bukan hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi cerminan indah dari filosofi “Saiyo Sakato”—seia sekata dalam kebersamaan, kuat dalam persatuan, dan hangat dalam persaudaraan.
