Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terpilih Pimpin Alumni UBH, ir Mardiansyah ST,MT,MBA,IPU Siapkan Lompatan Besar: Dari Digitalisasi hingga “Hatta Graha”

 



PADANG — Musyawarah Besar (Mubes) Alumni Universitas Bung Hatta tahun 2026 menjadi titik balik kebangkitan organisasi alumni yang lebih modern, solid, dan berdaya saing. Kegiatan yang digelar di Kampus UBH Ulak Karang, Sabtu (11/4/2026), berlangsung penuh semangat kebersamaan dan dihadiri ratusan alumni dari berbagai angkatan.

Dalam forum demokratis tersebut, Mardiansyah resmi terpilih sebagai Ketua Umum Alumni UBH periode 2026–2030. Dengan latar belakang profesional yang kuat, ia dipercaya mampu membawa organisasi alumni menuju arah yang lebih progresif dan berdampak nyata.

Mubes tak sekadar menjadi ajang pemilihan, tetapi juga ruang konsolidasi besar bagi seluruh alumni. Nuansa persatuan dan rekonsiliasi terasa kental, menandai komitmen bersama untuk meninggalkan perbedaan dan memperkuat solidaritas.

Dalam pidato perdananya, Mardiansyah menegaskan bahwa alumni UBH harus menjadi kekuatan strategis yang terorganisir dan berkontribusi nyata, tidak hanya bagi kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas.

“Alumni UBH adalah rumah besar. Dengan kebersamaan, kita bisa melahirkan kontribusi yang lebih besar untuk almamater dan bangsa,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia telah merancang langkah strategis dalam tiga tahap. Pada fase awal, fokus diarahkan pada konsolidasi organisasi, penguatan struktur kepengurusan, serta pembangunan database alumni yang terintegrasi secara nasional.

Memasuki tahap menengah, transformasi digital menjadi prioritas melalui pengembangan platform alumni sebagai pusat informasi dan jejaring. Selain itu, kolaborasi dengan dunia industri akan diperkuat guna membangun ekosistem ekonomi alumni berbasis kewirausahaan.

Sementara dalam jangka panjang, Mardiansyah menggagas pembangunan “Hatta Graha” sebagai pusat aktivitas alumni. Fasilitas ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan sekaligus ruang kolaborasi untuk menciptakan inovasi dan kontribusi nyata.

Lebih jauh, ia juga menargetkan penguatan peran alumni sebagai kekuatan sosial dan ekonomi, serta membangun jaringan alumni UBH yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

Dengan semangat inklusif dan kebersamaan yang diusung, kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi awal kebangkitan besar alumni UBH—menjadi organisasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga berpengaruh sebagai mitra strategis kampus dalam menghadapi tantangan masa depan.(D)