Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nahkoda Baru POGI Sumbar 2025–2028, Dr.dr S Bobby Indra Utama SpOG Subsp.Urogin.Rei Siap Tekan Angka Kematian Ibu dan Kanker Serviks



PADANG— Kepengurusan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Provinsi Sumatera Barat periode 2025–2028 resmi dilantik dengan menunjuk Dr. dr. Bobby Indra Utama, Sp.OG sebagai ketua yang baru. Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur tenaga kesehatan serta pemangku kepentingan di daerah.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran strategis POGI dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Sumbar. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi profesi dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas.

“POGI memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menekan angka kematian ibu dan meningkatkan kesehatan reproduksi. Kami mengapresiasi dedikasi para dokter spesialis yang terus berkontribusi untuk masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Ketua POGI Sumbar terpilih, Bobby Indra Utama, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi lebih progresif dan berdampak nyata. Salah satu fokus utama kepengurusannya adalah pencegahan dini kanker serviks serta penurunan angka kematian ibu.

“Kami akan menguatkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya deteksi dini kanker serviks. Selain itu, POGI juga berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menyongsong Indonesia Emas melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya anggota POGI,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kompetensi tenaga medis akan menjadi prioritas, seiring dengan tantangan kesehatan yang semakin kompleks di masa mendatang.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara tenaga medis, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya bagi perempuan dan anak di Sumatera Barat. Dengan kepemimpinan baru, POGI Sumbar optimistis mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan merata.