Dari Sabang sampai Merauke, FPK Sumbar Resmi Dilantik: Mahyeldi Ajak Perkuat Persatuan Bangsa”
Padang — Semangat kebhinekaan dan persatuan bangsa mengemuka dalam pelantikan Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung khidmat. Pelantikan tersebut secara langsung dipimpin oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang menegaskan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Mahyeldi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa. Menurutnya, FPK memiliki peran strategis sebagai wadah perekat sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang majemuk.
“Melalui Forum Pembaruan Kebangsaan ini, mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk disatukan dalam semangat kebangsaan,” ujar Mahyeldi dengan penuh penekanan.
Sementara itu, Ketua FPK Sumatera Barat, Maman Sudarman yang akrab disapa Kang Maman, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya merupakan representasi dari keberagaman Indonesia. Ia menyebutkan, FPK terdiri dari 32 etnis yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.
“FPK ini lahir dari keberagaman. Ada 32 etnis yang tergabung, dari Sabang sampai Merauke. Kami hadir untuk menyatukan bangsa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kang Maman menegaskan bahwa FPK juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial. Ketika terjadi konflik di tengah masyarakat, FPK diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi sekaligus mediator dalam menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai.
“Jika ada konflik, FPK hadir untuk membantu menyelesaikannya. Kita ingin menjadi solusi, bukan bagian dari persoalan,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antar etnis dan elemen masyarakat di Sumatera Barat, sekaligus memperkokoh semangat persatuan dalam bingkai kebangsaan yang utuh dan harmonis.
