Fizlan Setiawan Perkuat Pasar Satelit, Wujudkan Pusat Ekonomi Modern Berbasis Kerakyatan
PADANG – Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, upaya pembenahan dan pengembangan pasar rakyat terus menunjukkan progres yang signifikan. Melalui berbagai program peningkatan kualitas pasar, Fizlan mendorong delapan pasar satelit di Kota Padang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang modern, tertata, dan mampu mengangkat potensi lokal masyarakat.
Komitmen tersebut terlihat dari keberhasilan dua pasar satelit, yakni Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi, yang telah meraih status pasar berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI). Tidak berhenti di situ, tahun 2026 ini Fizlan kembali memimpin langkah strategis dengan mempersiapkan Pasar Ulak Karang untuk mendapatkan sertifikasi SNI.
"Delapan pasar satelit yang kita miliki merupakan simpul penting perekonomian masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas layanan dan fasilitas pasar terus menjadi perhatian agar pasar rakyat mampu berkembang dan semakin diminati masyarakat," ujar Fizlan Setiawan, Jumat (12/6/2026).
Bagi Fizlan, pasar bukan sekadar tempat transaksi jual beli. Lebih dari itu, pasar merupakan ruang ekonomi kerakyatan yang harus tumbuh seiring perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas lokal yang menjadi kekuatannya.
Melalui pendekatan tersebut, Dinas Perdagangan Kota Padang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan pemenuhan standar nasional, tetapi juga mengembangkan karakter serta potensi unggulan yang dimiliki setiap pasar. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat ekonomi baru yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
Salah satu gagasan yang tengah didorong Fizlan adalah pengembangan Pasar Tanah Kongsi sebagai kawasan heritage yang menggabungkan aktivitas perdagangan dengan kekayaan sejarah dan budaya Kota Padang. Kawasan ini akan diperkuat melalui pengembangan sentra kuliner, kopi, dan produk-produk unggulan nonbahan pokok yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan hingga tokoh masyarakat.
Menurut Fizlan, pasar yang memiliki identitas dan keunikan akan memiliki daya tarik tersendiri, tidak hanya bagi warga lokal tetapi juga bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang.
Di tengah tantangan perkembangan pusat perbelanjaan modern, langkah-langkah yang digagas Fizlan Setiawan dinilai menjadi strategi penting untuk menjaga eksistensi pasar rakyat sekaligus meningkatkan daya saingnya. Dengan pembenahan berkelanjutan dan penguatan potensi lokal, pasar satelit di Kota Padang diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
