PPK 2.4 Gina Lamria Indriati Kawal Pembangunan Jembatan Gantung Duku–Subarang Solok, Harapan Baru bagi Masyarakat
Pesisir Selatan– Di tengah upaya besar pemulihan infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat, secercah harapan kembali menyala dari tepian sungai yang memisahkan Duku dan Subarang. Jembatan Gantung Duku–Subarang Solok yang sempat lumpuh diterjang bencana kini bangkit kembali dengan progres pembangunan yang telah mencapai 74,55 persen per 14 Juni 2026.
Pembangunan ulang jembatan sepanjang 100 meter dengan lebar 1,80 meter itu bukan sekadar menghadirkan kembali sarana penyeberangan. Lebih dari itu, proyek ini menjadi simbol kebangkitan masyarakat yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial pada keberadaan jembatan tersebut.
Dengan konstruksi yang ditinggikan 1,5 meter dari jembatan sebelumnya, infrastruktur baru ini dirancang lebih tangguh menghadapi ancaman bencana di masa mendatang. Setiap detail pengerjaan dilakukan dengan cermat demi menghadirkan jembatan yang aman, nyaman, dan memiliki daya tahan jangka panjang.
Di balik percepatan pembangunan yang kini hampir rampung itu, masyarakat menilai terdapat peran besar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 PJN Wilayah II Sumatera Barat, Gina Lamria Indriati. Sosok yang dikenal tegas, disiplin, dan responsif tersebut dinilai berhasil memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai target dan standar mutu yang telah ditetapkan.
Kehadiran Gina Lamria Indriati di lapangan bukan sekadar menjalankan fungsi administratif. Ia aktif mengawal progres pekerjaan, melakukan pengawasan ketat, serta memastikan setiap kendala dapat segera diatasi. Konsistensi pengawasan yang dilakukan membuat ritme kerja kontraktor tetap terjaga sehingga pembangunan dapat berlangsung optimal dan tepat waktu.
Apresiasi pun mengalir dari masyarakat setempat. Warga menilai komitmen dan keseriusan yang ditunjukkan Gina Lamria Indriati menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan jembatan yang sangat mereka nantikan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Gina dan jajaran PPK 2.4 yang terus mengawal proyek ini. Pengawasannya sangat disiplin sehingga pekerjaan berjalan baik dan progresnya sangat terlihat. Jembatan ini adalah urat nadi kehidupan masyarakat kami," ungkap salah seorang tokoh masyarakat.
Bagi warga Duku dan Subarang, jembatan ini bukan hanya bentangan baja dan kabel yang menghubungkan dua wilayah. Jembatan ini adalah jalur anak-anak menuju sekolah, akses petani membawa hasil panen, serta penghubung aktivitas ekonomi yang menjadi denyut kehidupan masyarakat sehari-hari.
Keberhasilan pembangunan yang kini memasuki tahap akhir menjadi bukti nyata hadirnya negara melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Peran aktif Gina Lamria Indriati sebagai PPK 2.4 dalam mengawal setiap proses pembangunan pun menjadi cerminan komitmen pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Jembatan Gantung Duku–Subarang diharapkan segera rampung dan kembali berfungsi sebagai penghubung kehidupan, sekaligus menjadi simbol ketangguhan Sumatera Barat dalam bangkit dari bencana menuju masa depan yang lebih baik.
