Tabuh Gandang Tambua Menggema, MTQ ke-42 Padang Timur Resmi Dibuka: Menyalakan Cahaya Al-Qur'an dari Smart Surau
Padang – Dentuman gandang tambua yang menggema di kawasan Jati, Minggu (14/6/2026), bukan sekadar penanda dimulainya sebuah perlombaan. Irama tradisi Minangkabau itu menjadi simbol kebangkitan semangat generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Qur'an melalui pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-42 Tingkat Kecamatan Padang Timur.
Di depan SDN 24 Jati Gaung, Kelurahan Jati, ratusan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pembukaan perhelatan keagamaan yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Rabbani dengan Semangat Smart Surau dan Cinta Al-Qur'an.”
Suasana khidmat sekaligus meriah terasa ketika Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, bersama Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Muhidi, menabuh gandang tambua sebagai tanda resmi dimulainya MTQ yang telah menjadi tradisi pembinaan generasi Qurani di Ranah Minang.
Turut hadir Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Kepala Kementerian Agama Kota Padang H. Yasril, unsur Forkopimca, para lurah, alim ulama, tokoh masyarakat, serta kafilah dari seluruh kelurahan di Kecamatan Padang Timur.
Ketua DPRD Sumbar, H. Muhidi, dalam sambutannya menegaskan bahwa MTQ bukan hanya arena kompetisi untuk mencari qari dan qariah terbaik. Lebih dari itu, MTQ merupakan ruang pembentukan karakter dan akhlak generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
"Al-Qur'an harus menjadi pedoman hidup masyarakat. Melalui MTQ ini kita berharap lahir generasi yang tidak hanya fasih membaca ayat-ayat suci, tetapi juga mampu menerapkan pesan-pesan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, menekankan pentingnya penguatan Program Smart Surau sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia Kota Padang. Menurutnya, surau tidak lagi hanya menjadi tempat ibadah, melainkan pusat pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pendidikan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
"MTQ ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Melalui Smart Surau, kita ingin melahirkan generasi yang kokoh iman, unggul dalam ilmu pengetahuan, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislamannya," tutur Maigus.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, guru, hingga tokoh agama, untuk bersama-sama menghidupkan kembali fungsi masjid dan surau sebagai pusat pendidikan karakter yang membentuk masa depan bangsa.
Di sisi lain, Camat Padang Timur Aidil Zulhani menyampaikan bahwa MTQ ke-42 ini bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan berkelanjutan sekaligus ajang seleksi untuk melahirkan duta-duta terbaik yang akan membawa nama Padang Timur ke tingkat yang lebih tinggi.
"MTQ adalah sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an di tengah masyarakat. Semoga dari Padang Timur lahir qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat kota, provinsi, bahkan nasional," harapnya.
Selama dua hari ke depan, para peserta dari seluruh kelurahan di Kecamatan Padang Timur akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba Al-Qur'an. Namun lebih dari sekadar meraih juara, MTQ ini membawa misi yang lebih besar: menanamkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan generasi muda, agar cahaya Al-Qur'an terus menyala dari surau-surau menuju masa depan Kota Padang yang religius, cerdas, dan berkarakter.
