Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Habibul Fuadi Bangun Budaya Belajar Tanpa Henti, Disdik Sumbar Pacu Lahirnya ASN BerAKHLAK dan Berdaya Saing

 


PADANG — Di tengah derasnya arus perubahan zaman, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat terus meneguhkan langkah sebagai institusi yang adaptif dan visioner. Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Habibul Fuadi, S.Pd., M.Si., semangat belajar sepanjang hayat kini menjadi denyut nadi yang menggerakkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Disdik Sumbar.

Bagi Habibul Fuadi, seorang ASN bukan lagi sekadar pelaksana administrasi pemerintahan. Lebih dari itu, ASN harus tumbuh sebagai pembelajar yang terus mengembangkan kapasitas, melahirkan inovasi, serta menjadi penggerak perubahan demi menghadirkan pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan implementasi Corporate University, sebuah strategi pengembangan sumber daya manusia yang menginternalisasikan Core Values ASN BerAKHLAK, khususnya nilai Kompeten. Program ini menjadi fondasi dalam membangun budaya kerja yang dinamis, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Kompeten berarti terus bertumbuh, berinovasi, dan tidak pernah berhenti belajar. Inilah karakter utama ASN yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Habibul Fuadi.

Ia menilai, peningkatan kompetensi tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan teknis. ASN juga harus memiliki kompetensi manajerial yang kuat agar organisasi mampu bekerja secara efektif, adaptif, dan tidak bergantung pada satu figur semata. Di saat yang sama, kompetensi sosial kultural harus terus diperkuat sebagai landasan dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang inklusif, profesional, dan menjunjung tinggi integritas.

Namun transformasi yang dibangun di lingkungan Disdik Sumbar tidak berhenti pada peningkatan profesionalisme. Habibul Fuadi juga meyakini bahwa kemajuan sebuah institusi harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan nilai-nilai spiritual para pegawainya.

Semangat itu tampak dari konsistensi Sub Bagian Keuangan Disdik Sumbar yang terus menjaga tradisi tadarus Al-Qur'an secara rutin meski Ramadan telah berlalu. Budaya religius tersebut semakin diperkuat melalui aktivitas Kelompok Tahsin, yang secara mandiri dan berkesinambungan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an para anggotanya.

Menurut Habibul Fuadi, keseimbangan antara kecerdasan intelektual, profesionalisme, dan kematangan spiritual merupakan modal utama dalam membangun aparatur yang tidak hanya unggul dalam kinerja, tetapi juga berakhlak mulia.

Dengan semangat belajar yang tak pernah padam, budaya berbagi pengetahuan, serta karakter religius yang terus dipupuk, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat optimistis mampu melahirkan ASN yang adaptif, inovatif, dan berintegritas, sekaligus menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan di Ranah Minang menuju masa depan yang lebih berkualitas dan berdaya saing.