Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

HUT LPM RI Jadi Momentum Kebangkitan, Ahmad Doli Kurnia Lantik Doni Harsiva Yandra Nahkodai LPM Sumbar

 


PADANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Republik Indonesia di Sumatera Barat tahun ini menjadi lebih dari sekadar seremoni. Dari halaman Istana Gubernur Sumatera Barat, semangat pengabdian, pemberdayaan, dan kebangkitan masyarakat dipancarkan melalui pelantikan jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LPM Sumatera Barat masa bakti 2025–2030.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum DPP LPM RI, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.E., yang juga menjabat Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Di hadapan unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, pimpinan BUMN dan BUMD, serta tokoh masyarakat, Ahmad Doli secara resmi melantik Doni Harsiva Yandra, S.IP., M.E. sebagai Ketua DPD LPM Sumatera Barat.

Pelantikan tersebut menjadi tonggak penting dalam melanjutkan amanah organisasi yang telah diputuskan melalui Musyawarah Daerah (Musda) LPM Sumatera Barat pada 24 Oktober 2025. Momentum ini sekaligus menandai dimulainya babak baru penguatan peran LPM sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Dalam pidatonya, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan bahwa usia LPM RI yang terus bertambah harus diiringi dengan lahirnya organisasi yang semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, LPM tidak lagi cukup hanya menjadi organisasi pendamping pembangunan, tetapi harus tampil sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat nagari dan desa.

"LPM harus mampu menjembatani program-program pemerintah agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Organisasi ini harus hadir sebagai penggerak gotong royong, inovasi, dan kemandirian desa," tegasnya.

Mengemban amanah besar tersebut, Doni Harsiva Yandra didukung jajaran pengurus yang terdiri dari berbagai kalangan profesional, akademisi, dan birokrat. Dr. Hary Efendi Iskandar, M.A. dipercaya sebagai Sekretaris, Cerint Irraloza Tasya sebagai Bendahara, sementara Arry Yuswandi, S.K.M., M.K.M. mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pembina DPD LPM Sumatera Barat.

Kolaborasi lintas sektor itu diharapkan mampu memperkuat sinergi antara LPM dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan.

Usai pelantikan, kepengurusan baru langsung menunjukkan komitmennya dengan mengaktifkan berbagai bidang strategis yang mengacu pada Surat Keputusan DPP LPM RI Nomor 017-SK-DPP-LPM-2026. Fokus organisasi kini tidak lagi sebatas administrasi kelembagaan, tetapi diperluas pada penguatan teknologi informasi, pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas masyarakat, pemberdayaan UMKM, hingga mitigasi bencana berbasis komunitas.

Langkah tersebut menjadi cerminan transformasi LPM sebagai organisasi yang siap menjawab tantangan pembangunan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Indonesia.

Suasana penuh kekeluargaan mewarnai penutupan acara melalui prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan LPM RI. Momen sakral berlanjut dengan penyerahan Pataka LPM RI dari Ketua Umum Ahmad Doli Kurnia Tandjung kepada Doni Harsiva Yandra.

Penyerahan pataka itu bukan sekadar simbol pergantian kepemimpinan, tetapi juga penegasan amanah untuk membawa LPM Sumatera Barat menjadi organisasi yang semakin dekat dengan masyarakat, mampu membangun kolaborasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan hingga ke pelosok nagari.