Momen Hangat di Ruang Kapolda: Puisi Jadi Cendera Mata, Kearifan Lokal Jadi Solusi
Padang - Suasana hangat dan penuh makna mewarnai pertemuan antara Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abady dengan tokoh masyarakat Sumbar, Zaitul Ikhlas, di ruangan Kapolda, Jumat (17/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan krusial yang dihadapi Sumatera Barat dari berbagai aspek, termasuk kondisi terkini dan tantangan yang dihadapi Polda Sumbar ke depan.
Dalam kesempatan itu, Zaitul Ikhlas memaparkan sejumlah pokok pikiran, ide, gagasan, serta langkah-langkah strategis yang dinilai perlu dilakukan Polda Sumbar untuk menjawab tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat di Ranah Minang.
Usai diskusi yang berlangsung intens, Zaitul Ikhlas menyerahkan cendera mata istimewa dalam bentuk karya puisi kepada Kapolda.
Alhamdulillah, beliau sangat antusias dengan pokok pikiran, ide, gagasan dan langkah-langkah strategis yang saya sampaikan untuk Polda Sumbar ke depan, ujar Zaitul Ikhlas, cendikiawan muslim Ranah Minang asal Pessel ini.
Menurutnya, Kapolda Irjen Pol Djati Wiyoto Abady menyambut baik masukan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk membangun Polda Sumbar yang lebih dekat dengan masyarakat.
Zaitul Ikhlas menambahkan bahwa dirinya minta dukungan penuh dan akan senantiasa berkonsultasi untuk menghadapi dan menyelesaikan setiap masalah yang timbul dengan tetap mengedepankan kearifan lokal.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal sinergi yang kuat antara Polda Sumbar dengan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan nilai-nilai adat basandi syara', syara' basandi Kitabullah di Sumatera Barat. (***)
