Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Taplau Berbenah,Hadirkan Konsep Taman Kota yang Humanis dan Modern


 


PADANG – Pantai Padang tak hanya sedang mempercantik wajah, tetapi juga menata kembali denyut kehidupan sebuah ruang publik. Di balik rencana menghadirkan kawasan yang lebih hijau, nyaman dan modern itu, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Padang, Misdailola, menjadi salah satu sosok penting yang mengawal penataan tersebut.

Kawasan Pantai Padang, khususnya di sekitar Masjid Al-Hakim, diproyeksikan memiliki wajah baru melalui pembangunan taman kota yang mengedepankan kenyamanan masyarakat sekaligus daya tarik wisata.

Bagi Misdailola, pembangunan ruang publik bukan semata tentang membangun fisik. Lebih dari itu, penataan harus mampu menghadirkan ruang yang memiliki fungsi sosial, estetika, kenyamanan, serta dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Konsep taman kota tersebut dirancang dengan sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari pedestrian yang nyaman bagi pejalan kaki, area bermain anak, toilet modern, ruang terbuka hijau hingga penataan lanskap yang lebih tertib dan menarik.

Di kawasan yang setiap hari disapa angin laut itu, wajah baru Pantai Padang diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat. Keluarga dapat menikmati waktu bersama, anak-anak memiliki ruang bermain, sementara wisatawan memperoleh ruang rekreasi yang lebih nyaman.

Misdailola menempatkan aspek kenyamanan dan fungsi ruang sebagai bagian penting dalam proses penataan. Sebab, sebuah ruang publik yang baik bukan hanya indah dipandang, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang menggunakannya.

“Kita ingin ruang publik yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Bukan hanya bagus secara visual, tetapi nyaman digunakan, tertata dan bisa menjadi bagian dari aktivitas warga maupun wisatawan,” demikian semangat yang dikedepankan dalam penataan kawasan tersebut.

Penataan Pantai Padang juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang memperkuat sektor pariwisata. Dengan kawasan yang semakin tertib dan representatif, Pantai Padang diharapkan mampu menjadi destinasi yang tidak hanya menawarkan panorama laut, tetapi juga pengalaman wisata perkotaan yang lebih lengkap.

Di bawah koordinasi teknis Dinas PUPR Kota Padang, Misdailola turut memastikan konsep pembangunan ruang publik tersebut berjalan searah dengan kebutuhan kawasan dan masyarakat.

Ruang terbuka hijau, pedestrian, fasilitas publik dan lanskap nantinya diharapkan berpadu dalam satu kesatuan. Bukan berdiri sendiri-sendiri, melainkan menjadi sebuah wajah baru yang menyatukan keindahan, fungsi dan kenyamanan.

Tak kalah penting, keberadaan kawasan yang semakin hidup juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Ketika ruang publik ramai dikunjungi, perputaran ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata pun berpeluang tumbuh.

Karena itu, penataan Pantai Padang tidak berhenti pada pembangunan fisik. Ada harapan yang lebih besar di baliknya: menciptakan ruang kota yang hidup, bersih, tertib dan mampu menjadi tempat masyarakat membangun interaksi.

Bagi Kota Padang, Pantai Padang adalah lebih dari sekadar garis pantai. Ia adalah etalase kota, tempat warga menikmati senja, tempat wisatawan mengenal Padang, dan ruang yang menyimpan begitu banyak cerita.

Kini, melalui penataan yang dikawal Dinas PUPR Kota Padang, termasuk peran Misdailola selaku Kabid Cipta Karya, kawasan tersebut tengah dipersiapkan untuk menulis cerita baru.

Cerita tentang sebuah pantai yang tidak hanya indah ketika matahari tenggelam, tetapi juga nyaman ketika keluarga datang, anak-anak bermain, warga berkumpul dan ekonomi masyarakat bergerak. ( Dn-1)