Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jembatan Limau Gadang Lumpo Rampung, Gina Lamria Indriati Kawal Tuntas Akses Penting Warga Pesisir Selatan

 


PESISIR SELATAN — Setelah lama menjadi penantian masyarakat, Jembatan Limau Gadang di Kecamatan Lumpo, Kabupaten Pesisir Selatan, akhirnya rampung dan kini kembali dapat dilintasi warga.

Bentang jembatan yang berdiri di tengah denyut kehidupan masyarakat itu bukan sekadar konstruksi beton dan besi. Bagi warga Lumpo, jembatan tersebut merupakan urat nadi yang menghubungkan aktivitas pendidikan, perdagangan, hingga mobilitas masyarakat sehari-hari.

Di balik rampungnya pembangunan tersebut, terdapat kerja dan pengawalan PPK PJN 2 Sumatera Barat, Gina Lamria Indriati, yang memastikan proses pembangunan berjalan hingga jembatan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Gina menyebut, penyelesaian Jembatan Limau Gadang merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat, sekaligus membuka akses yang lebih lancar bagi pergerakan orang dan barang.

“Dengan selesainya jembatan ini, kita berharap perekonomian masyarakat semakin meningkat. Akses transportasi barang dan jasa menjadi lebih lancar dan tidak lagi terputus ketika musim hujan,” ujar Gina saat ditemui di lokasi, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, keberadaan jembatan memiliki arti penting bagi masyarakat yang selama ini harus menghadapi keterbatasan akses, terutama ketika kondisi cuaca buruk menyebabkan jalur alternatif sulit dilalui.

Kini, masyarakat tidak lagi harus bergantung pada jalur memutar yang memakan waktu dan biaya. Anak-anak sekolah dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih mudah, sementara pedagang dan pelaku usaha lokal memiliki akses transportasi yang lebih efisien.

Kegembiraan itu salah satunya dirasakan Rusman warga setempat. Ia mengaku lega melihat jembatan yang selama ini menjadi harapan masyarakat akhirnya benar-benar dapat digunakan.

“Kami sangat senang. Jembatan ini sudah lama menjadi harapan kami. Sekarang anak-anak sekolah bisa berangkat dengan normal, tidak perlu memutar jauh lagi. Aktivitas jual beli juga kembali hidup,” katanya.

Bagi warga Lumpo, selesainya Jembatan Limau Gadang seakan membuka kembali pintu yang sempat menyempit. Arus kendaraan kembali mengalir, aktivitas masyarakat bergerak, dan roda perekonomian perlahan menemukan jalannya.

Jembatan Limau Gadang sendiri merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan kawasan masyarakat di wilayah Lumpo. Sebelum pembangunan selesai, warga harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan memiliki risiko tersendiri ketika terjadi banjir.

Kini, setelah jembatan tersebut rampung, harapan baru tumbuh di tengah masyarakat. Pemerintah berharap keberadaan infrastruktur ini mampu memperkuat konektivitas wilayah sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat Pesisir Selatan.

Bagi Gina dan jajaran PJN 2 Sumbar, rampungnya jembatan bukan sekadar tanda berakhirnya sebuah pekerjaan konstruksi. Lebih dari itu, jembatan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur pada akhirnya harus bermuara pada satu hal: memudahkan kehidupan masyarakat.