Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sinergi Pemerintah dan Pendamping Sosial Hadirkan Asa, Bantuan Atensi STIS Kemensos RI Disalurkan di Ranah Pesisir


PESISIR SELATAN — Di tengah denyut kehidupan masyarakat yang terus bergerak, perhatian kepada keluarga rentan menjadi salah satu wajah nyata kehadiran negara. Hal itu tercermin dalam penyaluran Bantuan Atensi Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Kementerian Sosial RI periode September 2026 bagi Penerima Manfaat (PM) di UDKP Kantor Camat Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (4/9/2026).

Penyaluran bantuan berlangsung lancar dengan dukungan berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga para pendamping sosial yang berada langsung di tengah masyarakat.

Bukan sekadar bantuan yang berpindah tangan, program Atensi menjadi ikhtiar untuk meringankan beban warga yang membutuhkan sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk kembali menata kehidupan dengan lebih baik.

Bantuan yang disalurkan STIS Kemensos RI tersebut merupakan bentuk intervensi langsung bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar serta peningkatan kualitas hidup.

Di balik kelancaran proses tersebut, terdapat kerja bersama yang tidak selalu terlihat. Para pendamping sosial hadir memastikan setiap tahapan berjalan sebagaimana mestinya, mulai dari verifikasi penerima manfaat, proses pencairan, hingga memberikan edukasi agar bantuan dapat digunakan secara tepat dan bermanfaat.

Kepala UDKP Kecamatan Ranah Pesisir menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, tepat sasaran dan tepat waktu.

"Terima kasih atas kolaborasi erat dari tim STIS Kemensos RI, Dinsos Kabupaten Pesisir Selatan, rekan-rekan Pendamping PKH Ranah Pesisir, serta TKSK Ranah Pesisir. Tanpa dukungan semua pihak, kegiatan ini tidak akan berjalan sebaik hari ini," ujarnya.

Kehadiran Pendamping PKH dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ranah Pesisir menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Mereka tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat penerima manfaat.

Bagi keluarga penerima, pendampingan itu memberi rasa bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Ada tangan-tangan yang membantu mengarahkan, ada perhatian yang memastikan hak mereka tersampaikan, serta ada kepedulian yang terus dijaga di tengah berbagai keterbatasan.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pendamping sosial diharapkan tidak berhenti pada satu momentum penyaluran. Lebih dari itu, kolaborasi tersebut menjadi fondasi untuk membangun perlindungan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dari Ranah Pesisir, bantuan itu membawa pesan sederhana namun berarti: ketika pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan, harapan selalu memiliki jalan untuk tumbuh.

Dengan penguatan koordinasi dan pendampingan yang berkelanjutan, kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya keluarga rentan di Kecamatan Ranah Pesisir, diharapkan terus meningkat secara bertahap.