Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Zalmadi Ajak Masyarakat Rawat Pancasila di Tengah Dinamika Politik Lokal Kota Padang


PADANG — Di tengah dinamika politik lokal yang terus bergerak, nilai-nilai Pancasila kembali diteguhkan sebagai pijakan bersama untuk menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat. Pesan itu mengemuka dalam kegiatan penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan yang digelar Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang, Selasa (22/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Zalmadi, tampil memberikan arahan kepada peserta. Ia mengingatkan bahwa politik boleh menghadirkan perbedaan pilihan dan pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan itu meruntuhkan persaudaraan yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat.

Menurut Zalmadi, Pancasila tidak semestinya hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi harus hadir dalam perilaku sehari-hari. Nilai persatuan, gotong royong, toleransi dan sikap saling menghargai, katanya, merupakan bagian penting dalam menjaga kehidupan bermasyarakat.

“Nilai-nilai Pancasila harus terus kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan pilihan dan pandangan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi persatuan dan kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas,” ujar Zalmadi.

Ia menilai, perkembangan politik di tingkat lokal perlu disikapi dengan kedewasaan. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pandangan, terlebih di tengah derasnya arus informasi yang dapat dengan cepat membentuk opini di ruang publik.

Bagi Zalmadi, demokrasi bukan sekadar tentang siapa yang dipilih atau pilihan politik mana yang mendapat dukungan. Lebih dari itu, demokrasi harus menjadi ruang untuk menyampaikan pendapat secara santun, menghormati perbedaan dan tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai tujuan bersama.

“Jangan karena berbeda pilihan politik, kita kemudian terpecah. Setelah kontestasi selesai, kita tetap satu sebagai masyarakat Kota Padang dan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Zalmadi juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.

Ia berharap kegiatan wawasan kebangsaan tidak berhenti sebatas forum diskusi, tetapi dapat menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama agar masyarakat mampu menyikapi setiap perkembangan politik secara bijak, kritis dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kesbangpol Kota Padang menilai penguatan wawasan kebangsaan memiliki arti penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan politik. Pemahaman terhadap Pancasila diharapkan menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang harmonis, toleran dan demokratis.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah dinamika kehidupan politik lokal.

Sebab, di tengah perbedaan yang menjadi warna demokrasi, ada satu hal yang semestinya tetap berdiri tegak: persatuan.

Melalui penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan, Pemerintah Kota Padang berharap semangat kebangsaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Politik boleh berbeda arah, tetapi kerukunan dan kepentingan masyarakat Kota Padang diharapkan tetap menjadi rumah bersama.