Ziarah ke Makam Pahlawan Kuranji Warnai HUT FKPPI ke-48, Syarbaini Syarif: Semangat Perjuangan Harus Terus Menyala
PADANG, — Di bawah langit Kuranji yang teduh, keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kota Padang menundukkan kepala. Bukan sekadar mengenang, tetapi meneguhkan kembali janji untuk melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan.
Momentum penuh khidmat itu berlangsung di Makam Pahlawan Kuranji, Jumat, 12 September 2026, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) FKPPI ke-48.
Kegiatan ziarah dan tabur bunga menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT FKPPI tahun ini. Para anggota dan keluarga besar FKPPI hadir untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua PC FKPPI Padang, Syarbaini Syarif, mengatakan bahwa ziarah ke makam pahlawan bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk kembali mengingat akar perjuangan yang menjadi landasan berdirinya bangsa Indonesia.
Menurutnya, generasi penerus, khususnya keluarga besar FKPPI, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai patriotisme, persatuan dan semangat pengabdian yang telah diwariskan para pendahulu.
“Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan. Apa yang kita nikmati hari ini tidak terlepas dari pengorbanan mereka. Karena itu, semangat perjuangan tersebut harus terus kita hidupkan dan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Syarbaini Syarif.
Ia menegaskan, memasuki usia ke-48 tahun, FKPPI harus semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Bagi Syarbaini, mengenang jasa pahlawan tidak cukup hanya dengan menaburkan bunga di pusara. Makna terpentingnya adalah bagaimana nilai perjuangan itu diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian sosial, menjaga persatuan, mempererat persaudaraan dan ikut berkontribusi dalam pembangunan.
“Semangat FKPPI harus tetap menyala. Kita rapatkan barisan, perkuat persaudaraan dan terus berbuat untuk masyarakat. Itulah salah satu bentuk nyata kita dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan,” tegasnya.
Rangkaian ziarah berlangsung penuh kekhidmatan. Tabur bunga menjadi simbol penghormatan sekaligus refleksi bagi seluruh keluarga besar FKPPI agar tidak melupakan sejarah dan pengorbanan generasi terdahulu.
Di pusara para pahlawan, bunga-bunga ditaburkan. Namun lebih dari itu, terselip doa dan tekad agar semangat pengabdian tetap tumbuh di dada generasi penerus.
Peringatan HUT FKPPI ke-48 pun menjadi momentum untuk memperkokoh komitmen organisasi dalam menjaga NKRI, persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus mempererat tali silaturahmi seluruh keluarga besar FKPPI.
Dirgahayu FKPPI ke-48.
Terus mengenang jasa pahlawan, memperkuat persaudaraan dan melanjutkan pengabdian untuk NKRI.“Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang!”Salam FKPPI! (Dn-1)
