Padang-- Anggota DPR Ri, Lisda Hendajoni menyatakan siap mengawal isu-isu berkaitan dengan peningkatan mutu dan kemajuan pendidikan di Sumatera Barat. 


"Pendidikan adalah kunci untuk meraih Indonesia emas. Indonesia yang berkarakter dan sejahtera. Untuk itulah saya hadir mewakili kita semua di legislatif," ujar satu-sayunya anggota komisi sepuluh bidang pendidikan dan kebudayaan di DPR RI tersebut. 


Lisda menyampaikan pernyataannya di hadapan ratusan guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), aktivis serta penggiat pendidikan  yang  mengikuti Workshop Pendidikan di Padang, Jumat (16/6/2023).


Workshop yang digelar oleh pihak Kementrian Pendidikan tersebut mengusung Tema : "Mewujudkan Prestasi pelajar Indonesia Berkarakter Pancasila melalui Implementasi Merdeka Belajar. Acara digelar di Hotel Mercure , Purus Padang.


Hadir sebagai Keynote Speaker,Lisda Hendrajoni juga menyatakan  sangat mengapresiasi metode Merdeka Belajar yang sudah mulai masif diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia saat ini.


"Kebetulan untuk Sumbar , kita  di DPR RI Komisi X memang konsen di dunia pendidikan mengupayakan terlaksananya Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 45 ribu anak sekolah di Sumatera Barat, yang insyaallah bulan September akan terealisasi begitu juga (Kartu Indonesia Pintar) KIP untuk kuliah. Sehingga  kesempatan anak-anak di Sumbar mengecap pendidikan menjadi terwujud." Tutur Lisda yang juga Ketua Garnita Nasdem Sumbar.


Lisda juga menyinggung pola pendidikan di Indonesia yang telah berubah dari waktu le waktu, begitu juga dengan pola asuh yang mempengaruhi pola pendidikan anak-anak usia dini.


Saya sangat mendukung kurikulum merdeka belajar dimana pola pendidikan kita sudah berubah dari waktu ke waktu. Jadi kita selaraskan pola pendidikan kita.


"Selain agama, Senyum menjadi salah satu pola dasar pendidikan untuk anak anak usia dini, begitu juga eye contact  supaya komunikasi kita tersampaikan dengan baik dan di terima oleh anak anak sehingga memancing minat bakat anak." Ucap Lisda.


Acara kegiatan workshop juga menghadirkan nara sumber berkompeten di bidang Paud yaitu Afdal Ade Indrayana dan Ermaida.


Diskusi mendalam yang dipandu oleh Ka'bati dan  diikuti secara antusias oleh para guru PAUD dan TK. (*)

 
Top