Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Di Bawah Komando Masudi, BPJN Sumbar Tingkatkan Kualitas Ruas Strategis Padang–Solok–Sawahlunto

 


SUMATERA BARAT – Di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan arus distribusi barang yang terus meningkat, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II terus menunjukkan komitmennya menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional. Salah satu fokus utama yang saat ini menjadi perhatian adalah pekerjaan preservasi pada ruas strategis Padang–Solok–Sawahlunto.

Di bawah kepemimpinan Kepala Satker PJN Wilayah II Sumatera Barat, Masudi, ST., MT., serta pengawalan teknis oleh PPK 2.1 Zulfikar Kurniawan, ST., M.Si., pekerjaan preservasi tersebut terus dipacu guna memastikan jalan nasional tetap berada dalam kondisi mantap, aman, dan nyaman untuk dilalui masyarakat.

Ruas Padang–Solok–Sawahlunto bukan sekadar jalur penghubung antarwilayah. Jalan nasional ini merupakan urat nadi perekonomian Sumatera Barat yang setiap harinya dilalui ribuan kendaraan, mulai dari kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga transportasi logistik yang menopang aktivitas perdagangan dan distribusi kebutuhan masyarakat.

Menyadari pentingnya peran strategis ruas tersebut, BPJN Sumatera Barat mengambil langkah nyata melalui program preservasi jalan yang bertujuan menjaga kualitas infrastruktur sekaligus memperpanjang usia layanan jalan nasional.

Masudi, ST., MT. menegaskan bahwa preservasi jalan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki dampak besar bagi masyarakat.

"Jalan yang mantap tidak hanya memberikan kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kelancaran mobilitas orang dan barang," ujarnya.

Sementara itu, Zulfikar Kurniawan, ST., M.Si. memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar teknis yang ditetapkan Direktorat Jenderal Bina Marga. Pengawasan dilakukan secara ketat agar kualitas hasil pekerjaan benar-benar mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Pada paket pekerjaan ini, dilakukan Rehabilitasi Minor sepanjang 3.197 meter yang tersebar pada tujuh titik penanganan di sepanjang ruas Padang–Solok–Sawahlunto. Penanganan tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kondisi jalan yang memerlukan peningkatan kualitas perkerasan akibat tingginya volume lalu lintas dan pengaruh cuaca.

Pekerjaan meliputi pelapisan Laston Lapis Aus (AC-WC) untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan sehingga lebih halus, nyaman, dan aman dilalui kendaraan. Selain itu, dilakukan pula perbaikan campuran aspal panas pada sejumlah titik yang mengalami penurunan kondisi perkerasan.

Tak hanya fokus pada lapisan permukaan, tim pelaksana juga melakukan perbaikan lapis pondasi agregat Kelas A guna memperkuat struktur jalan agar mampu menahan beban kendaraan secara optimal dalam jangka panjang.

Sebagai bentuk perhatian terhadap aspek keselamatan pengguna jalan, pekerjaan turut mencakup pembangunan bahu jalan beton mutu 15 MPa di sisi kiri dan kanan jalan. Kehadiran bahu jalan yang lebih kokoh diharapkan dapat meningkatkan keamanan serta memberikan ruang darurat bagi pengguna jalan saat dibutuhkan.

Menurut Masudi, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya diukur dari besarnya anggaran atau panjang jalan yang ditangani, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Dengan kondisi jalan yang semakin baik, waktu tempuh perjalanan dapat dipersingkat, biaya operasional kendaraan menjadi lebih efisien, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih lancar. Dampaknya akan dirasakan oleh berbagai sektor, mulai dari perdagangan, jasa transportasi, pariwisata, hingga distribusi logistik.

Di lapangan, kehadiran alat berat dan personel yang bekerja di sejumlah titik menjadi bukti keseriusan BPJN Sumatera Barat dalam menjaga kemantapan jalan nasional. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan mutu konstruksi serta keselamatan kerja agar hasil yang dicapai benar-benar berkualitas dan berkelanjutan.

Melalui sinergi yang kuat antara Masudi, ST., MT. sebagai Kepala Satker PJN Wilayah II dan Zulfikar Kurniawan, ST., M.Si. sebagai PPK 2.1, pekerjaan preservasi Jalan Padang–Solok–Sawahlunto diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.